Nvidia Perkenalkan Sistem Kemudi Otonom yang Bisa Berpikir

13 January 2026 16:16

Raksasa teknologi Nvidia memaparkan visi masa depan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam ajang bergengsi Consumer Electronics Show (CES) di Las Vegas. CEO Nvidia, Jensen Huang, menegaskan bahwa era AI kini telah melampaui layar komputer dan mulai merambah dunia fisik melalui robotika serta kendaraan otonom.

Dalam pidato utamanya, Huang memperkenalkan konsep 'Physical AI', sebuah lompatan teknologi di mana AI dirancang untuk memahami ruang, mengambil keputusan, dan bergerak di lingkungan nyata secara mandiri.

Salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan robotika adalah keterbatasan data fisik di dunia nyata. Sebagai solusinya, Nvidia meluncurkan Cosmos, sebuah platform simulasi canggih yang mampu menghasilkan data sintetis. Melalui Cosmos, mesin dapat dilatih dalam lingkungan virtual yang sangat akurat sebelum diterapkan ke dunia nyata. 

"Kita sekarang dapat menghasilan data secara selektif dan cerdas yang kemduian digunakan untuk melatih AI," papar Huang.
 

Baca juga: Inovasi Berbasis AI untuk Olahraga Karya Pelajar Ini Menarik Perhatian Dunia

Inovasi besar lainnya yang diperkenalkan adalah Alpha Mayo, sistem kemudi otonom pertama di dunia yang diklaim memiliki kemampuan untuk berpikir dan menalar. Dalam pengembangannya, Nvidia bekerja sama dengan produsen mobil mewah Mercedes-Benz.

Visi besar dari kolaborasi ini adalah memastikan bahwa di masa depan, setiap kendaraan akan memiliki kemampuan otonom berbasis AI yang cerdas. Sistem ini tidak hanya mengikuti perintah statis, tetapi mampu merespons situasi jalan raya dengan logika penalaran yang mendalam.

Untuk mendukung beban kerja data yang masif dari sistem otonom tersebut, Nvidia memperkenalkan platform Rubin. Chip generasi terbaru ini dirancang khusus untuk memproses data dari sensor dan video secara simultan serta terus-menerus tanpa hambatan.

Langkah strategis ini dinilai oleh para analis sebagai penegasan posisi Nvidia di pasar global. Nvidia kini bukan lagi sekadar pemasok chip, melainkan penyedia platform utama bagi seluruh sistem otonom di dunia. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)