Ilustrasi. Foto: dok Metrotvnews.com
Inovasi Berbasis AI untuk Olahraga Karya Pelajar Ini Menarik Perhatian Dunia
Deny Irwanto • 12 January 2026 09:34
Bandung: Berawal dari ruang kelas dan diskusi sederhana antarsiswa, sebuah gagasan tumbuh menjadi inovasi teknologi yang kini menarik perhatian dunia olahraga. Tim siswa British School Jakarta (BSJ) membuktikan ide yang lahir dari lingkungan pendidikan dapat berkembang menjadi solusi nyata, bahkan menembus ajang inovasi internasional.
Gagasan tersebut diwujudkan dalam sebuah platform berbasis kecerdasan buatan bernama Motivision yang dirancang untuk mendukung pembinaan atlet taekwondo secara lebih terukur dan berkelanjutan. Inovasi ini diperkenalkan dalam Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEx) 2026 hingga meraih medali emas di Bangkok International Trade and Exhibition Centre (BITEC), Thailand, pada 5–9 Januari 2026.
“Kami tidak menyangka inovasi yang awalnya dikembangkan sebagai proyek sekolah bisa mendapatkan apresiasi sebesar ini di tingkat internasional. Motivision kami rancang agar atlet taekwondo bisa berlatih lebih terukur dan tetap termotivasi," kata Ennoia Aidan Prarthana Pangganjar, salah satu anggota tim, dalam keterangan tertulis dikutip Senin, 12 Januari 2027.
Baca Juga :
Fenomena Manipulasi Edit Foto Pakai AI Grok

Tim siswa British School Jakarta (BSJ) meraih medali emas di Bangkok International Trade and Exhibition Centre (BITEC), Thailand, pada 5–9 Januari 2026. Dokumentasi/ istimewa
Tim yang terdiri dari Ennoia Aidan Prarthana Pangganjar, Faliya Alikha Kunaefi, Alexa Putri Satyawan, Almira Dianizza, dan Lim Dong Hyun mengembangkan Motivision sebagai platform yang membantu pelatih dan atlet memahami performa latihan secara objektif. Dengan memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI), aplikasi ini mampu menganalisis data latihan, memantau perkembangan atlet, sekaligus menjaga motivasi mereka secara berkelanjutan.
Bagi para pengembangnya, Motivision tidak sekadar aplikasi, melainkan jawaban atas tantangan pembinaan atlet yang selama ini kerap mengandalkan penilaian subjektif. Pendekatan berbasis data diharapkan dapat membantu atlet dan pelatih mengambil keputusan latihan yang lebih tepat.
Inovasi ini dinilai memiliki nilai aplikatif yang kuat dan relevan dengan kebutuhan olahraga prestasi. Motivision juga telah mendapatkan perhatian dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), yang melihat potensi platform tersebut untuk dikembangkan lebih lanjut dalam sistem pembinaan atlet nasional.
Dewan juri IPITEx 2026 menilai Motivision unggul dari sisi integrasi teknologi, kejelasan manfaat bagi atlet dan pelatih, serta peluang pengembangan di tingkat nasional maupun internasional. Aspek inovasi dan dampak nyata menjadi pertimbangan utama dalam penilaian.
Sementara Faliya Alikha Kunaefi menyebut kecerdasan buatan menjadi fondasi utama dalam pengembangan platform tersebut.
"AI memungkinkan kami menganalisis performa atlet secara objektif berbasis data. Harapannya, teknologi ini bisa membantu pelatih dan atlet mengambil keputusan latihan yang lebih tepat," ungkap Faliya.
Kisah Motivision mencerminkan peran dunia pendidikan sebagai ruang lahirnya inovasi lintas bidang. Dari proyek sekolah hingga meraih medali emas di ajang internasional, para pelajar ini menunjukkan bahwa kreativitas, ilmu pengetahuan, dan kepedulian terhadap kebutuhan nyata dapat berjalan beriringan dan memberi kontribusi bagi masa depan olahraga dan teknologi.