.,
26 January 2026 13:47
Di saat desanya tengah dilanda banjir dan terisolasi, Kepala Desa Karangrowo, Kabupaten Pati, justru terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Bupati Pati, Sudewo.
Desa Karangrowo, Kecamatan Jakenan, menjadi salah satu dari puluhan desa di Kabupaten Pati yang masih terendam banjir. Kondisi ini ibarat pepatah sudah jatuh tertimpa tangga.
Di tengah akses jalan, rumah warga, hingga fasilitas pemerintahan desa yang terendam, Kepala Desa Karangrowo, Abdul Suyono, ditangkap KPK terkait dugaan kasus jual beli jabatan. Desa yang dipimpinnya kini terisolir akibat banjir dengan ketinggian air antara 40 hingga 50 sentimeter.
Sekretaris Desa Karanggrowo, Suparwi, menyebut bahwa meski kepala desa telah ditahan, pelayanan masyarakat tetap berjalan. “Kegiatan pelayanan masyarakat masih terus berjalan seperti biasa. Jadi kita menerima bantuan, menyalurkan bantuan yang tersentral di posko,” ujarnya.
Suparwi juga menegaskan bahwa pelayanan kesehatan hingga surat-menyurat akan tetap berjalan meskipun tidak ada kepala desa. Terkait tindak lanjut pemerintahan desa, ia hanya menunggu proses selanjutnya.
Sebelumnya diketahui KPK menangkap Abdul Suyono dan dua kepala desa lain, serta Bupati Pati, Sudewo, dalam OTT terkait kasus jual beli jabatan. Sudewo diduga mematok tarif Rp125 hingga Rp150 juta kepada calon perangkat desa. Sementara para bawahannya menaikkan tarif menjadi Rp165 hingga Rp225 juta per orang. Dalam kasus ini, KPK menyita uang sebesar Rp2,6 miliar.