Asal-Usul Lontong Cap Go Meh

8 February 2026 18:21

Imlek menjadi tradisi yang dinanti bagi etnis Tionghoa. Berbagai kuliner khas Imlek akan meramaikan perayaan tahun baru termasuk lontong Cap Go Meh.

Pemerhati budaya Iwan Ong mengungkapkan Imlek adalah perayaan dari musim dingin ke musim semi. Imlek sudah berlangsung dari 3.500 tahun lalu sejak zaman Dinasti Shang. Perayaan ini kemudian tapi berkembang menjadi acara keluarga di zaman Dinasti Han.

Puncak perayaan berlangsung 15 hari. Pada hari ke-15 diadakan festival lampion yang dikenal di Indonesia sebagai Cap Go Meh, festival hari yang ke-15.

Di Indonesia, Cap Go Meh dirayakan melalui salah satu hidangan lontong Cap Go Meh.
 



"Hidangan lontong cap go meh memiliki warna kuning dari santannya, kuning kan warna-warna Imlek, kuning kemakmuran, sejahtera. Telur melambangkan kehidupan. Terus kalau yang hijau-hijau  ada labu dan rebung melambangkan musim semi, tumbuh yang baru gitu," kata dia dikutip dari Metro Siang, Metro TV, Minggu, 8 Februari 2026.
 
"Ada juga sambal goreng hati, melengkapi makna. Misalnya kayak ayam ini kan juga hewan yang kerja keras, ayam setiap pagi sudah beraktivitas jadi giat gitu. Makanya ada istilah kalau bangun kesiangan rezekinya dipatok ayam," sambungnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Diva Rabiah)