29 August 2026 22:26
Ende: Warga Desa Nila dan Desa Kekasewa, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang terisolasi pascagempa bermagnitudo 7,7 akhirnya mendapat bantuan melalui jalur udara. Polres Ende mengerahkan helikopter karena desa belum dapat dijangkau melalui jalur darat.
Bantuan berupa kebutuhan pokok dan selimut dikirim menggunakan teknik airdrop. Kedua desa disebut belum menerima bantuan sejak awal bencana karena akses menuju lokasi sangat sulit dan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata mengatakan kondisi medan menjadi kendala utama penyaluran bantuan kepada warga.
“Desa ini sudah dari sejak awal gempa belum mendapat bantuan dari pihak mana pun dikarenakan lokasinya yang sangat jauh dan memang harus melalui jalan yang tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat,” kata Yudhi dalam tayangan Primetime News Metro TV, Sabtu 29 Agustus 2026.
Polres Ende kemudian berkoordinasi dengan Polda NTT untuk mengerahkan satu unit helikopter. Bantuan selanjutnya dijatuhkan dari udara ke wilayah Desa Nila dan Desa Kakasewa.
“Bapak Kapolda NTT akhirnya menerjunkan helikopter yang akan kita lakukan airdrop beberapa bantuan di Desa Kekasewa dan Nila,” ujarnya.
Penyaluran melalui udara dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga di dua desa terpencil tersebut tetap terpenuhi di tengah akses darat yang masih belum bisa dilalui.