Karhutla Palangka Raya, Helikopter Water Bombing Dikerahkan untuk Padamkan Api

29 July 2026 19:22

Kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah terus meluas. Akibatnya, asap tebal menyelimuti kota Palangka Raya. Helikopter water bombing pun diterjunkan untuk mempercepat pemadaman api.

Dikutip dari tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Rabu, 29 Juli 2026, kebakaran hutan dan lahan terjadi di Kota Palangka Raya, salah satunya di kawasan Kelurahan Kameloh Baru pada Selasa, 29 Juli 2026 siang hingga sore hari. Kepulan asap kebakaran lahan tampak telah memenuhi udara di kawasan tersebut. 

Petugas gabungan dari Damkar, Dishut, BPBD, kepolisian, hingga TNI terus berjibaku untuk memadamkan api hingga ke dalam lapisan gambut dan menyekat laju jalar api agar tidak terus meluas. Helikopter water bombing pun diterjunkan untuk mempercepat pemadaman api di kawasan ini. Namun, lahan yang sebagian besar kondisinya sudah sangat kering membuat kebakaran lahan sulit untuk dikendalikan.

“Sampai saat ini kita pun tim semuanya menyebar, posko kita adakan di sini, tidak hanya di sini, di Petuk Katimpun juga ada posko, kemudian Tanjung Pinang. Kita butuh posko, tim disebar, koordinasi dengan Forkopimda, dan terus melakukan langkah-langkah pencegahan dan pemadaman,” ujar Wali Kota Palangka Raya Farid Naparin. 
 


Sementara itu, petugas kepolisian dari Polsek Sebangau bersama tim pemadam menelusuri lokasi kebakaran lahan gambut di kawasan Kameloh Baru, Kota Palangka Raya. Dari hasil penelusuran awal, polisi menduga telah menemukan titik sumber api yang memicu kebakaran hingga meluas ke sejumlah area. 

Di lokasi tersebut, petugas langsung memasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh unit reserse. Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan yang turun langsung meninjau lokasi menegaskan bahwa pemasangan garis polisi akan diperluas di sejumlah titik karhutla baik di Kota Palangka Raya maupun di daerah lain.

“Saya sudah perintahkan ke jajaran setiap terjadi karhutla untuk dilakukan penyelidikan. Penyelidikan sebab timbulnya api. Dan untuk yang di wilayah ini pun Polresta dengan Polsek juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap pemilik lahan untuk kita dalami,” ujar Iwan.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X