Kapolri Luncurkan Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh di Puncak Bakti Kesehatan

23 June 2026 16:54

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri puncak kegiatan bakti kesehatan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang dipusatkan di Rumah Sakit Bhayangkara, Jakarta Selatan, pada Selasa, 23 Juni 2026. Dalam momentum tersebut, Polri secara resmi memperkenalkan Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh sebagai wujud nyata komitmen pelayanan kesehatan bagi para pekerja di seluruh Indonesia.

Kegiatan bakti kesehatan ini digelar secara serentak di seluruh wilayah Indonesia sejak 1 Juni hingga 1 Juli 2026 mendatang. Program berskala nasional ini melibatkan sedikitnya 5.354 tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan medis bagi masyarakat umum maupun anggota kepolisian.

Adapun rincian paket medis gratis yang diberikan meliputi pengobatan umum, operasi katarak, operasi bibir sumbing, khitan massal, pemeriksaan stunting, hingga penyerahan bantuan alat bantu bagi penyandang disabilitas.
 

Baca juga: Puncak Hari Bhayangkara, Polri Salurkan 664 Ribu Layanan Kesehatan

Acara puncak yang digelar hari ini dihadiri oleh sekitar 8.000 masyarakat yang ingin mendapatkan layanan kesehatan gratis. Salah satu inovasi dalam peringatan tahun ini adalah peluncuran kartu kesehatan khusus bagi elemen buruh. Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan bahwa kartu ini merupakan bentuk kerja sama untuk memudahkan akses layanan medis bagi rekan-rekan buruh di seluruh Indonesia.

"Kita memberikan kartu untuk buruh dengan nama Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh. Melalui kartu ini, rekan-rekan buruh dapat melaksanakan kegiatan pengecekan kesehatan di seluruh jaringan rumah sakit Polri yang ada di Indonesia," ujar Kapolri yang dikutip Metro Siang.

Selain memantau jalannya bakti kesehatan, Kapolri juga meresmikan Rumah Sakit Bhayangkara di Jombang, Jawa Timur. Langkah ekspansi fasilitas kesehatan ini diklaim menjadi bagian dari strategi dan komitmen jangka panjang Polri untuk ikut serta mendukung penguatan ketahanan kesehatan nasional.

"Ini merupakan bagian dari bentuk komitmen dan kerja sama untuk bisa membantu memberikan layanan kesehatan," kata Listyo.

(Anggie Meidyana)


Close Ads X
Close Ads X