17 June 2026 23:38
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, merespons sorotan terkait intensitas kunjungan kerja (kunker) Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri. Fadli menegaskan bahwa lawatan Kepala Negara tersebut bukanlah sekadar agenda seremonial atau ajang bepergian, melainkan langkah diplomasi yang sangat efektif dan efisien bagi perekonomian nasional.
Menurut Fadli, kunjungan kerja Presiden selalu difokuskan untuk menghasilkan keputusan konkret secara cepat, terutama dalam membuka keran investasi masuk ke Indonesia.
Sebagai bukti nyata, Fadli menceritakan pengalamannya saat mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tingkat tinggi dengan Emir Qatar baru-baru ini. Ia menyebut pertemuan tersebut berlangsung sangat singkat, tapi membuahkan komitmen finansial yang fantastis.
"Hanya dalam waktu kurang dari lima menit, Qatar langsung menyatakan minat berinvestasi di Indonesia senilai USD4 miliar. Investasi ini akan direalisasikan melalui kerja sama dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara)," ungkap Fadli dikutip dari tayangan Headline News, Metro TV, Rabu 17 Juni 2026.