16 March 2026 23:59
Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menyatakan pihaknya tengah bekerja sama dengan negara sekutu untuk merencanakan pembukaan kembali jalur pelayaran Selat Hormuz. Meski demikian, ia menegaskan bahwa Inggris tidak akan membiarkan negaranya terseret ke dalam pusaran perang yang lebih luas di kawasan tersebut.
Pernyataan tegas ini merespons desakan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang menuntut negara-negara sekutu segera mengirimkan armada kapal perang mereka. Armada tersebut rencananya akan dikerahkan untuk membuka kembali jalur strategis pengiriman minyak global di Selat Hormuz.
Starmer mengungkapkan bahwa Inggris saat ini terus berdiskusi secara intensif dengan AS beserta sekutu di Eropa dan negara-negara Teluk. Pembahasan tersebut berfokus pada kemungkinan pengerahan drone pemburu ranjau laut milik Inggris ke wilayah konflik.
| Baca juga: Jepang Tegaskan Belum Ada Keputusan Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz |