Proposal Ditolak, Iran Bertindak

14 May 2026 23:45

Perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat kini tampak semakin sulit untuk dijangkau. Tarik-ulur mengenai isi kesepakatan diplomatik justru membuat hubungan kedua negara kembali berada dalam situasi yang sangat panas.

Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa negosiasi antara Washington dan Teheran masih jauh dari titik temu. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan telah menolak mentah-mentah 14 poin proposal balasan yang diajukan oleh pihak Iran.

Dalam proposal tersebut, Iran mengajukan sejumlah tuntutan krusial sebagai prasyarat kesepakatan, di antaranya, penghentian total blokade laut oleh Amerika Serikat, pencabutan sanksi ekonomi secara menyeluruh, pembebasan aset-aset Iran yang selama ini dibekukan, pemberian kompensasi atas kerusakan yang timbul akibat perang.

Selain itu, Teheran tetap pada posisi keras dengan menegaskan kedaulatan penuh mereka atas Selat Hormuz dan menolak tuntutan Amerika Serikat terkait pembongkaran fasilitas nuklir mereka. Di sisi lain, pemerintah Iran menilai Washington masih menggunakan pendekatan sepihak dan tidak adil dalam proses negosiasi. Teheran menyebut rentetan tuntutan yang diajukan Amerika Serikat sangat berlebihan dan tidak realistis.

Negosiasi yang berjalan alot disertai serangan militer yang masih terjadi, membuat kawasan Selat Hormuz kembali membara. Lalu, apakah kesepakatan antara Iran dan AS masih mungkin terjadi? Atau, apakah eskalasi akan semakin meningkat?

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)