Polisi Periksa Enam Pemandu dalam Kasus Tewasnya 3 Pendaki di Gunung Dukono

13 May 2026 18:42

Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Utara tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa tragis yang menewaskan tiga orang pendaki akibat erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada 8 Mei lalu, di mana dua dari tiga korban meninggal dunia teridentifikasi sebagai warga negara Singapura.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polres Halmahera Utara saat ini memfokuskan pemeriksaan terhadap kemungkinan adanya pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pemandu perjalanan wisata. Sejauh ini, polisi telah memeriksa secara intensif enam orang pemandu wisata yang membawa korban ke Gunung Dukono.
 

Baca juga: Pendaki Terjebak Saat Gunung Dukono Erupsi, Ini Kronologinya-Kabar Daerah

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara, Brigjen Polisi Stephen Napiun, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, salah satu penanggung jawab penyedia jasa open trip berinisial RS mengakui bahwa usahanya tidak berbadan usaha dan tidak mengantongi sertifikat tur wisata.

Selain melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan terduga pelaku, pihak kepolisian juga mengumpulkan sejumlah bukti digital. Polisi saat ini tengah mendalami beberapa rekaman video yang menunjukkan detik-detik peristiwa erupsi terjadi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)