Istana Jawab Isu Reshuffle usai Kursi Wamenkeu Kosong

Anwar Fuadi • 29 January 2026 18:45

Spekulasi perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih kembali mencuat ke publik. Isu ini menguat setelah posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) kosong pasca ditinggalkan Thomas Djiwandono yang terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Kekosongan kursi strategis ini memantik pertanyaan besar: Apakah Presiden Prabowo Subianto akan memanfaatkan momen ini untuk melakukan perombakan kabinet secara luas?

Isu reshuffle sebenarnya sudah berembus di kalangan awak media Istana sejak awal Januari 2026. Spekulasi bermula saat Presiden mengumpulkan para menterinya dalam kegiatan retret di Hambalang.

Baca Juga :

Bocoran soal Wamenkeu Baru, Ini Kata Purbaya


Istana Tepis Reshuffle Besar-besaran

Menanggapi bola liar tersebut, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, akhirnya angkat bicara. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada agenda reshuffle kabinet secara menyeluruh.

Menurut Prasetyo, pergerakan di tubuh kabinet saat ini murni hanya berkaitan dengan pengisian posisi Wamenkeu yang ditinggalkan Thomas.

"Tidak ada (reshuffle menteri lain)," tegas Prasetyo.

Ia membenarkan adanya kekosongan posisi Wamenkeu, tapi menyatakan belum ada kepastian waktu mengenai pelantikan pejabat pengganti.

Juda Agung Masuk Radar Calon Wamenkeu

Terkait siapa sosok yang akan mendampingi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Prasetyo menekankan bahwa hal tersebut adalah hak prerogatif Presiden. Namun, sejumlah nama mulai bermunculan di bursa kandidat.

Salah satu nama yang santer disebut adalah Juda Agung. Menariknya, skenario ini bak "tukar guling"; Thomas Djiwandono masuk ke BI, sementara Juda Agung yang sebelumnya menjabat Deputi Gubernur BI digadang-gadang masuk ke Kementerian Keuangan.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, enggan berspekulasi terlalu jauh. Ia mengaku baru mendengar satu nama kandidat, tapi pihaknya tetap menunggu keputusan resmi dari Presiden.

"Kita tunggu arahan Bapak Presiden," ujar Purbaya.

Ia memperkirakan pengisian posisi Wamenkeu kemungkinan baru akan terlaksana pada Februari 2026 mendatang.

 


(Nada Nisrina)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)