Evaluasi Keluhan Siswa, TKA SMA Kini Hanya Ujikan 1 Mata Pelajaran per Hari-Beranda Nasional

Misbahol Munir • 30 May 2026 14:44

Jakarta: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Asesmen Pendidikan resmi merombak skema pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat untuk tahun 2026. Perombakan besar ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas berbagai keluhan terkait beratnya beban ujian pada tahun sebelumnya.

?Mengutip laporan dari portal berita Kompas, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Rahmawati menjelaskan bahwa perubahan paling mendasar terletak pada jumlah mata pelajaran yang diujikan setiap harinya. Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan TKA 2025, di mana siswa dibebani hingga tiga mata pelajaran per hari, skema tahun ini diubah secara drastis menjadi hanya satu mata pelajaran wajib per hari.


?Rincian Jadwal dan Pembagian Materi Uji

Penerapan skema baru ini memecah alokasi waktu ujian menjadi empat hari dengan pembagian materi yang lebih spesifik, yakni:
?Hari pertama difokuskan untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia wajib yang di dalamnya memuat aspek literasi serta survei karakter. ?Hari kedua dialokasikan untuk mata pelajaran Bahasa Inggris yang kemudian dilanjutkan dengan pengisian instrumen survei lingkungan belajar.

?Hari ketiga dikhususkan semata-mata untuk mata pelajaran Matematika yang mencakup penilaian kemampuan numerasi.
?Hari keempat akan mengujikan dua mata pelajaran pilihan yang disesuaikan dengan minat dan peminatan masing-masing siswa.


?Penyesuaian Beban Soal dan Keserempakan Waktu

Selain memangkas kepadatan jadwal, Kemendikdasmen juga melakukan penyesuaian khusus pada tingkat kesulitan mata uji Matematika. Pada tahun lalu, para siswa dihadapkan pada 30 butir soal dengan estimasi waktu pengerjaan hanya dua menit per soal.

?Untuk penyelenggaraan tahun ini, jumlah beban diturunkan menjadi 25 butir soal dengan total durasi pengerjaan yang lebih panjang yakni 75 menit. Kebijakan ini secara matematis memberikan keleluasaan waktu hingga tiga menit bagi siswa untuk menganalisis setiap butir soal.
?Rahmawati juga menegaskan bahwa pelaksanaan tes ini akan digelar secara serempak di seluruh wilayah Indonesia tanpa ada perbedaan waktu jeda pengerjaan lintas zona, baik di wilayah Indonesia Barat, Tengah, maupun Timur. ?Terkait lini masa pelaksanaannya, proses pendaftaran TKA akan mulai dibuka sejak tanggal 18 Agustus hingga 27 September 2026. Sementara itu, jadwal pelaksanaan tes utama dimajukan satu pekan dari agenda awal sehingga akan diselenggarakan secara serentak mulai tanggal 26 Oktober hingga 8 November 2026 mendatang. (Daffa Yazid Fadhlan)

(Wijokongko)