20 May 2026 18:31
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan realisasi pendapatan negara hingga 30 April 2026 mencapai Rp918,4 triliun, atau tumbuh 13,3 persen secara tahunan (year-on-year).
Dalam konferensi pers APBN Kita edisi April 2026, Purbaya menyebut defisit APBN hingga April berada di angka Rp164,4 triliun atau setara 0,64 persen dari PDB. Angka itu lebih rendah dibanding posisi Maret 2026 yang mencapai 0,9 persen.
“Kalau cara mereka begitu, itu hitungan ajaib. Kalau cara mereka, gue udah aman bisa menari-nari sekarang. Ini belum menari-nari tapi keadaan membaik,” kata Purbaya menanggapi proyeksi sejumlah analis yang mengkhawatirkan pelebaran defisit fiskal.
Menurut Purbaya, pendapatan negara terus menunjukkan penguatan, terutama dari sektor perpajakan. Penerimaan perpajakan tercatat mencapai Rp746,9 triliun atau tumbuh 13,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Dari jumlah itu, penerimaan pajak mendominasi dengan capaian Rp646,3 triliun atau naik 16,1 persen secara tahunan.
Sementara itu, penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp100,6 triliun. Adapun penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tercatat sebesar Rp171,3 triliun atau tumbuh 11,6 persen. Penerimaan hibah juga meningkat menjadi Rp0,3 triliun atau tumbuh 28,8 persen.