Athiyya Nurul Firjatillah • 23 May 2026 11:35
Jakarta: Perjalanan kereta api jarak jauh di Stasiun Pasar Senen kembali normal usai insiden anjloknya lokomotif KA Jakatingkir dan rangkaian KA Serayu di emplasemen Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat pada Jumat, 22 Mei 2026 pagi.
Aktivitas perjalanan kereta api jarak jauh kembali berjalan normal usai proses evakuasi terhadap lokomotif dan gerbong yang keluar lintasan rampung dilakukan. PT KAI memastikan tidak ada korban jiwa, sebab saat kejadian kedua kereta dalam keadaan kosong.
Petugas gabungan melakukan penanganan dan normalisasi jalur secara bertahap. Penanganan rangkaian KA Serayu yang anjlok berhasil diselesaikan sekitar pukul 12.00 kemarin, sementara evakuasi lokomotif KA Jakatingkir rampung satu jam kemudian.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menyebut, operasional perjalanan kereta api jarak jauh di Stasiun Pasar Senen kembali normal sejak kemarin siang, setelah jalur rel berhasil dinormalisasi.
"PT KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan bahwa operasional perjalanan kereta api ataupun langsiran di Stasiun Pasar Senen sudah normal dan pulih kembali tadi siang (Jumat/22/5) pukul 13.07," kata Franoto.
Hingga kini, PT KAI masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti tergelincirnya lokomotif dan rangkaian KA Serayu di area emplasemen Stasiun Pasar Senen.
"Kami dari KAI Dawap 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pelanggan yang terdampak akibat keterlambatan keberangkatan kereta apinya ataupun kedatangan," tambah Franoto.
Franoto menyatakan, bagi pelanggan atau penumpang kereta api keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen ataupun stasiun-stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta yang kereta apinya mengalami keterlambatan pelanggan bisa membatalkan perjalanannya dan KAI akan mengembalikan biaya tiket sebesar 100%.
"Refund 100?rlaku hingga 7 hari ke depan dari jadwal yang tertera di tiketnya," ujarnya.