24 January 2026 00:18
Davos: Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Hery Gunardi, menjelaskan, tantangan utama pembiayaan berkelanjutan di negara berkembang bukan terletak pada kurangnya komitmen, melainkan pada kemampuan eksekusi di tingkat lokal.
Pandangan itu disampaikan Hery, dalam diskusi panel bertajuk Capital for Sustainability: Unlocking Sustainable Finance and Growth in Emerging Markets, yang diselenggarakan di Indonesian Pavilion di World Economic Forum (WEF) 2026, di Davos, Swiss, Selasa 20 Januari 2026.
"Modal untuk berkelanjutan sebenarnya sudah tersedia secara global. Tantangannya adalah bagaimana menggerakkan modal itu secara aman, efisien, dan berskala ke tempat yang paling membutuhkan," ujar Hery, dalam program Top News Metro TV, Jumat, 23 Januari 2026.
Hery menjelaskan, bahwa di negara berkembang, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memegang peran krusial dalam perekonomian. Sektor ini menciptakan lapangan kerja, menopang rantai pasok lokal, serta menjadi jangkar ketahanan komunitas.
Baca Juga :