8 July 2026 22:49
Pelanggaran gencatan senjata secara terang-terangan kembali terjadi di Timur Tengah. Militer Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan udara ke wilayah Iran pada Rabu, 8 Juli 2026 pagi, dengan menargetkan sejumlah titik strategis, terutama di kawasan Qeshm dan Sirik.
Rentetan serangan udara ini memicu kepanikan dan eskalasi ketegangan baru, terlebih serangan dilakukan tepat pada saat prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tengah berlangsung.
Gempuran militer AS terasa paling intens di kawasan pesisir Iran. Di wilayah Qeshm yang berbatasan langsung dengan perairan strategis Selat Hormuz, tercatat terjadi enam kali ledakan hebat. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari otoritas setempat mengenai tingkat kerusakan fasilitas maupun jatuhnya korban jiwa di wilayah tersebut.