11 March 2026 21:35
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah mematangkan strategi guna mengawal kelancaran arus Mudik Lebaran 2026. Sejumlah langkah rekayasa lalu lintas telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, mulai dari sistem satu arah hingga pembatasan operasional kendaraan berat.
"Polisi juga akan melaksanakan diskresi secara situasional, kapan akan dilaksanakan oneway, oneway lokal, oneway sepenggal, contraflow, ganjil genap, pembatasan angkutan, delaying system maupun pengalihan arus lalu lintas," jelas Wakapolri, Komjen Pol Dedi Prasetyo.
Dalam keterangannya, pihak kepolisian menegaskan bahwa penerapan rekayasa ini bertujuan untuk memastikan pergerakan masyarakat selama arus mudik dan arus balik berjalan dengan aman dan lancar.
| Baca juga: Volume Kendaraan di Tol Solo-Ngawi Diprediksi Naik 52 Persen |