MUI Gandeng Metro TV Sukseskan Kongres Umat Islam Indonesia ke-8

9 July 2026 00:14

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjalin sinergi strategis dengan Metro TV menjelang pelaksanaan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-8. Kolaborasi ini dilakukan sebagai langkah nyata untuk mensyiarkan proses dan menyebarluaskan hasil kongres secara lebih luas dan komprehensif kepada masyarakat.

Langkah sinergi tersebut dimantapkan melalui audiensi antara delegasi MUI dengan jajaran manajemen Metro TV yang digelar di Gedung Grand Metro TV, Jakarta, pada Rabu, 8 Juli 2026 siang. Pertemuan ini difokuskan pada penguatan kerja sama penyebaran informasi menjelang perhelatan akbar umat Islam yang dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 26 Juli 2026 mendatang.

Bahas Tujuh Klaster Isu Strategis

Dalam kesempatan audiensi tersebut, MUI mengajak Metro TV untuk berkolaborasi menyiarkan rangkaian acara dan hasil rumusan kongres kepada masyarakat luas. Nantinya, KUII ke-8 akan membedah tujuh klaster isu strategis yang mencakup berbagai persoalan aktual dan substantif di bidang keumatan serta kebangsaan.
 



Melalui forum kongres tersebut, MUI ingin merumuskan sikap resmi umat Islam terkait arah kebijakan negara. Hal ini mencakup dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai baik dan bermanfaat, sekaligus memberikan masukan secara kritis serta objektif terhadap kebijakan-kebijakan yang masih memerlukan perbaikan.

Harapan Perluas Jangkauan Edukasi Umat

Wakil Sekretaris Jenderal MUI sekaligus Sekretaris Steering Committee (SC) Kongres Umat Islam Indonesia, Rofiqul Umam Ahmad, memaparkan alasan di balik pemilihan Metro TV sebagai mitra strategis. Menurutnya, Metro TV memiliki jejaring platform media yang luas dan mampu menjangkau berbagai lapisan umat.

"Kita meyakini bahwa kalau konten-konten berisi proses dan hasil kongres ini bisa disebarluaskan, insyaallah umat akan memiliki pemahaman, pengetahuan, dan wawasan yang komprehensif terhadap proses dan hasil dari Kongres Umat Islam," papar Rofiqul.

Lebih lanjut, ia berharap agar seluruh gagasan yang lahir dari diskusi di setiap komisi kongres dapat dipahami oleh umat, sehingga tercipta ruang dialog yang konstruktif.

"Berbagai isu dibahas di tujuh klaster materi tersebut yang akan dibahas di dalam komisi-komisi kongres, itu akan bisa disiarkan kepada umat dan umat bisa memberikan feedback untuk hal tersebut. Karena itu, kita berharap kerja sama ini bisa terus terjalin," tambahnya.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X