Presiden Bacakan KEM-PPKF RAPBN 2027, DPR: Menjadi Tradisi Baru

20 May 2026 10:29

Rapat Paripurna ke-19 DPR Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 digelar berbeda. Untuk pertama kalinya Presiden Prabowo Subianto akan berpidato menyampaikan langsung Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027. Hal ini dinilai sebagai tradisi baru.

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengatakan, KEM-PPKF untuk penyusunan APBN biasanya disampaikan oleh Menteri Keuangan dalam Rapat Paripurna DPR RI.

"Yang mempidatokan itu adalah Bapak Presiden langsung, bukan lagi Menteri Keuangan atas nama Presiden dan tentunya tradisi ini akan menjadi sebuah hal yang baru dalam politik nasional kita," kata Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Rabu, 20 Mei 2026. 

 

Baca juga: Presiden Sampaikan KEM-PPKF 2027, Said Abdullah: Tepis Keraguan Fiskal


Misbakhun menjelaskan, KEM-PPKF secara reguler dilakukan setiap 29 Mei sebagai tanda dimulainya pembahasan Rancangan APBN di DPR RI. Dalam KEM-PPKF itu, menurut dia, biasanya akan dibahas soal asumsi ekonomi makro, mulai dari tingkat inflasi, nilai tukar rupiah hingga produksi minyak dan gas.

Selain itu, dia mengatakan isi KEM-PPKF juga akan membicarakan alokasi pagu indikatif untuk kementerian dan lembaga. Dalam KEM-PPKF yang dibahas pada 2026 ini, maka hal itu akan menjadi Rancangan APBN untuk 2027.

"Ini orang sedang ingin memperhatikan dengan serius apa yang akan menjadi concern Bapak Presiden di dalam KEM-PPKF ini. Tentunya masyarakat akan menunggu dan ini akan menjadi sebuah tradisi baru dalam ketatanegaraan kita," ucap Misbakhun.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)