Magelang: Gunung Sumbing merupakan salah satu gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.371 mdpl. Gunung ini terletak di antara tiga kota dan kabupaten, yakni Wonosobo, Temanggung, dan Magelang, Jawa Tengah (Jateng).
Untuk mengawali perjalanan menuju puncak Gunung Sumbing, para pendaki harus menyewa ojek seharga Rp10 ribu menuju basecamp keberangkatan. Perjalanan menuju pos satu Gunung Sumbing via Jalur Kaliangkrik, Magelang, akan dihadapi dengan jalanan yang didominasi oleh anak tangga yang dipenuhi tanah kering.
Ketika menuju ke pos dua, jalur masih didominasi oleh anak tangga dan bebatuan. Namun, pada perjalanan kali ini suasana cenderung sejuk karena di sekitar jalur dipenuhi oleh hutan pinus.
Sebagai catatan, Gunung Sumbing tidak disarankan untuk pendaki pemula karena medannya cukup berat, bahkan banyak tikungan dengan tanjakan yang curam sehingga cukup menguras tenaga. Mengingat Gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi kedua di Jateng.
Pendaki akan melewati empat pos untuk menuju puncak Gunung Sumbing. Adapun jarak dari pos dua menuju pos tiga sekitar 1,9 km, sedangkan dari pos tiga menuju pos empat sekitar 1,5 km.
Perjalanan menuju puncak Gunung Sumbing pendaki akan diperlihatkan pemandangan indah berupa hamparan awan dan padang ilalang yang bergoyang tertiup angin dingin. Jarak dari pos empat ke puncak sekitar 1,2 k, namun medan yang curam dan berpasir membuat tenaga cepat terkuras sepanjang perjalanan.
Oleh karena itu, terdapat satu tradisi atau ritual yang dianjurkan oleh penduduk setempat ketika mendaki ke gunung tersebut, yakni memecah kelapa dan meminum airnya langsung di depan sebuah batu terbelah sebagai bagian dari penghormatan.
(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)