Solok: Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung kawasan terdampak banjir bandang atau galodo, di Kabupaten Solok, Sumatra Barat (Sumbar). Gibran ingin memastikan percepatan penanganan pascabencana dikerjakan dengan maksimal.
Gibran turut didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto. Mereka turut meninjau pos pengungsian warga terdampak, beberapa titik banjir bandang, hingga rumah duka keluarga korban.
Mantan Wali Kota Solo itu juga sempat memimpin rapat koordinasi dalam kesempatan itu. Gibran meminta pihak terkait untuk mendengarkan aspirasi rakyat soal hunian pembangunan hunian tetap (huntap).
"Barusan juga bapak wapres hadir memimpin rapat koordinasi. Petunjuk beliau adalah ya sudah diikuti saja keinginan masyarakat, karena tidak mau tinggal di hunian sementara (huntara). Maka kami berikan dana tunggu hunian," ujar Suharyanto, dalam program
Metro Hari Ini Metro TV, Sabtu, 26 September 2026.
Menurut Suharyanto, dana tunggu harian ditargetkan cair pada Senin, 28 September 2026. Nilai nominalnya Rp1,8 juta, dengan rincian Rp600 ribu dikali tiga bulan.
"InsyaAllah Senin besok, karena janji pak bupati minggu ini, hari ini hari Jumat. Sabtu dan Minggu, masih ada tiga hari, akan dilakukan pendataan," katanya.
Di sisi lain, musim hujan sudah di depan mata. Suharyanto mengimbau seluruh kepala daerah untuk segera menggalakkan kembali kegiatan susur sungai sebagai langkah antisipasi bencana susulan.