22 September 2026 16:12
Pemerintah memutuskan untuk mempertebal pasukan darat secara strategis guna menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta lahan gambut yang memicu krisis kabut asap parah di Kalimantan Tengah. Hal itu disampaikan Kepala BNPB dan Menteri Kehutanan saat rapat koordinasi di Kabupaten Pulang Pisau.
Pemerintah saat ini fokus pada penanganan di Kalimantan Tengah, karena situasi saat ini masih diselimuti asap pekat. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyebut, sebelumnya sekitar 180 hektare lahan terbakar. Satgas Darat berhasil memadamkan sekitar 150 hektare dalam satu hari, namun titik kebakaran masih terus muncul, termasuk lahan gambut yang kembali terbakar setelah sempat padam.
"Kemarin 180 hektare yang terbakar, kemudian pasukan darat Satgas Darat itu bisa memadamkan satu hari 150 hektare. Sehingga hari ini, yang tersisa tinggal 30 hektare yang sedang dipadamkan. Kalau 30 hektare itu dipadamkan, selesai? tidak. Kenapa? Karena setiap hari juga ada titik kebakaran baru." ucap Kepala BNPB dan Menteri Kehutanan, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Selasa, 22 September 2026.