Polda Riau membangun 80 Jembatan Merah Putih Presisi sebagai bagian dari peringatan HUT Bhayangkara ke-80. Program tersebut menjadi kelanjutan dari pembangunan 30 jembatan pada tahap pertama dan ditujukan untuk membuka akses bagi masyarakat di wilayah yang masih terisolasi, khususnya kawasan pesisir.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Riau, Kombes Pol. Boy Jeckson Situmorang, mengatakan angka 80 dipilih bukan hanya karena bertepatan dengan usia Bhayangkara, tetapi juga menjadi fase
perluasan program yang sebelumnya telah dijalankan.
"Kalau kita berbicara angka ini, angka ini merupakan komitmen bagi kami bahwa kami benar-benar serius untuk memberikan pengabdian kami yang terbaik bagi masyarakat. Tahap awal adalah 30, fase pertama sebagai pembuktian untuk membuka aksesibilitas kepada masyarakat. Kemudian yang kedua, 80 ini adalah fase perluasan. Dari dampak yang nyata di masyarakat, kita perluas," kata Boy dalam tayangan Live Event Metro TV, Rabu 8 Juli 2026.
Menurut Boy, pembangunan jembatan dilatarbelakangi masih adanya wilayah pesisir di Riau yang mengalami keterbatasan
akses. Kondisi tersebut berdampak pada mobilitas masyarakat, termasuk akses menuju layanan pendidikan, kegiatan ekonomi, dan pembangunan.
"Kami memilih
Jembatan Merah Putih Presisi, tentunya ini maksud karena kami melihat beberapa data keterisolasian masyarakat di sini yang cukup ekstrem ya, karena di daerah jalur-jalur
pesisir. Sehingga data-data ini sangat berguna bagi kami dan salah satu potensi kerawanan sosialnya itu adalah masalah kurangnya aksesibilitas, baik itu akses pendidikan, akses ekonomi, maupun akses pembangunan yang lainnya," ungkapnya.
Ia menjelaskan, lokasi pembangunan ditentukan melalui asesmen dengan konsep 3P, yakni pemetaan, pengaduan masyarakat, dan prioritas kamtibmas. Data diperoleh dari Bhabinkamtibmas, intelijen, laporan masyarakat, pemerintah daerah, serta aspirasi warga melalui program Jumat Curhat dan Jelajah Riau untuk Rakyat.
"80 jembatan ini bukan garis finish. Ini adalah tonggak awal dari pengabdian Polri yang lebih besar untuk Riau. Ini juga bukan merupakan proyek, ini janji pengabdian kami. Delapan dekade ini akan kami teruskan perjuangan Polri untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat," ujarnya.