20 August 2026 18:50
Manggarai Barat: Tiga unit rumah prototipe tahan gempa buatan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur terbukti tetap kokoh saat gempa magnitudo 7,7 melanda kawasan tersebut pada 15 Agustus lalu.
Struktur bangunan yang berlokasi di perumahan SD Rangko tersebut tetap utuh tanpa kerusakan berarti. Mulai dari fondasi, kolom, hingga dinding rumah tidak menunjukkan adanya keretakan pascagempa.
Teknologi yang diterapkan pada bangunan ini adalah teknologi panel sandwich dan sistem modular. Inovasi ini dirancang khusus untuk meningkatkan ketahanan dan fleksibilitas bangunan terhadap guncangan hebat, sehingga meminimalisir risiko keruntuhan saat terjadi bencana tektonik. Pembangunannya sendiri telah dilakukan sejak tahun 2021 hingga 2022.
Fahrudin, salah satu warga yang menempati rumah bantuan BRIN tersebut sejak Maret 2023, menceritakan detik-detik mencekam saat gempa terjadi sekitar pukul 06.00 WITA. Ia mengaku meski rumah bergoyang hebat, ia merasa konstruksi bangunan memberikan rasa aman bagi keluarganya.