13 January 2026 17:41
Unjuk rasa yang menuntut realisasi percepatan pemekaran wilayah di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Makassar, berakhir ricuh. Massa aksi yang terdiri dari elemen mahasiswa terlibat bentrok sengit dengan petugas Satpol PP. Delapan orang terluka dalam insiden tersebut.
Aksi yang awalnya berlangsung kondusif di halaman kantor gubernur tersebut memanas saat massa menuntut pembentukan Kabupaten Luwu Tengah dan percepatan pemekaran Provinsi Luwu Raya. Situasi berubah menjadi anarkis ketika pengunjuk rasa memaksa masuk ke dalam gedung dan dihalau oleh petugas keamanan.
Dua kubu terlibat aksi saling lempar batu dan penggunaan anak panah. Ketegangan baru mereda setelah aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar dan Polsek Panakkukang tiba di lokasi untuk melerai bentrokan. Akibat kejadian ini, enam petugas Satpol PP dan dua mahasiswa harus mendapatkan perawatan medis karena luka terkena lemparan batu dan senjata tajam.