12 August 2026 13:58
Puluhan sopir Jeep yang tergabung dalam Paguyuban Sopir Jeep Pasuruan turun tangan membantu tim gabungan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya agar aktivitas wisata bisa segera kembali normal.
Sebanyak 20 pengemudi Jeep membantu petugas memadamkan api di sejumlah titik dengan alat manual, seperti gebyok dan ranting pohon. Salah satu pengemudi, Bandik Bahar, menyatakan bahwa para sopir kehilangan mata pencarian sejak kebakaran melanda kawasan tersebut.
"Semoga ke depannya tidak ada kebakaran lagi agar kami bisa bekerja kembali," ujar Bandik dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Rabu, 12 Agustus 2026.
Operasi pemadaman yang telah berlangsung selama empat hari ini dipimpin langsung oleh Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Inf Boga Bramiko. Tim gabungan memfokuskan penanganan di blok Pusung Dhuwur, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, yang berada dekat dengan Lembah Dingklik.
Letkol Inf Boga Bramiko mengungkapkan bahwa kendala utama di lapangan adalah medan yang sangat curam serta pergerakan titik api yang merambat dari bawah ke atas.
“Pagi itu sudah cukup besar tadi pagi, namun kita pas di sini kita hadang di sini, kita baris sama dari BPBD, kita pakai alat manual, kemudian kita gunakan juga damkar, dan ada tadi water bombing beberapa kali dari heli untuk menyiram beberapa titik spot yang besar ," jelas Boga.
Hingga saat ini, tim gabungan terus berkoordinasi dan bersiaga untuk memadamkan sisa-sisa api guna mencegah kebakaran semakin meluas di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.