Nicolas Maduro Bersikeras Sebut Kasusnya Murni Perselisihan Geopolitik

27 March 2026 11:29

New York: Mantan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, hadir di ruang sidang New York untuk meminta dakwaan perdagangan narkoba mereka dibatalkan karena perselisihan geopolitik.

Ini merupakan sidang lanjutan atau kedua kalinya Maduro bersama istrinya hadir di gedung pengadilan Amerika Serikat (AS), di Kota New York. Sebelumnya Maduro dan istrinya juga hadir dalam sidang perdana yang berlangsung Januari 2026.

Pada sidang yang berlangsung pada Kamis, 26 Maret 2026, waktu setempat, pengacara Maduro, Barry J. Pollack, berargumen bahwa pemerintah AS melanggar hak konstitusional pemimpin yang digulingkan itu dengan memblokir dana pemerintah Venezuela, agar tidak digunakan untuk membayar segala kebutuhan hidupnya.
 



Pada sidang kali ini Maduro kembali menyatakan dirinya tidak bersalah atas empat tuduhan yang disampaikan jaksa kepadanya. Menurut Maduro penangkapan dirinya murni merupakan perselisihan geopolitik antara pemerintahan yang pernah dipimpinnya dengan AS.

Maduro saat ini menghadapi sedikitnya empat dakwaan, yakni konspirasi narkoterorisme, konspirasi impor kokain, serta konspirasi kepemilikan senapan mesin dan alat peledak.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)