Hobi Jadi Cuan! Pria di Bandung Raup Omzet Rp20 Juta/Bulan dari Ternak Kenari

17 June 2026 20:35

Siapa sangka hobi memelihara burung berkicau bisa menjadi sumber penghasilan yang menggiurkan. Hal itu dibuktikan oleh Muftie Ibnu, warga Sukamulya, Kota Bandung, Jawa Barat, yang sukses meraup omzet hingga Rp20 juta per bulan dari usaha ternak burung kenari.

"Kalau lagi bagus, nyampailah Rp20 jutaan. Kalau permintaannya lagi bagus. Kalau standar-standar ya nyampailah Rp10 juta," ujar Muftie dalam tayangan Newsline Metro TV, Rabu 17 Juni 2026. 

Kicauan merdu dan warna bulu yang menarik membuat burung kenari tetap menjadi primadona di kalangan pecinta burung hias. Melihat peluang tersebut, Muftie mengembangkan hobinya menjadi bisnis yang kini dijalankan dari rumahnya sendiri.

Salah satu ruangan hingga teras rumah disulap menjadi sentra peternakan kenari. Dengan perawatan yang relatif mudah dan tidak membutuhkan lahan luas, usaha ini terus berkembang dan menarik minat pembeli dari berbagai daerah.

Harga burung kenari yang dijual pun bervariasi tergantung jenis dan kualitasnya. Untuk anakan kenari berusia sekitar satu bulan, Muftie membanderol mulai dari Rp500 ribu per ekor. Sementara untuk jenis tertentu dengan kualitas unggul, harganya bisa mencapai Rp2 juta.


"Tergantung seri ya. Kalau biasanya kalau seri-seri F1-an, misalkan dari anakan Rasmi F1-nya saya mulai jual dari harga Rp500 ribu usia satu bulan anakan. Paling mahal anakan bisa mencapai Rp2 juta. Itu biasanya Rasmi silang ke F2 Rasmi-lah atau F1 Rasmi," jelasnya.

Tak hanya melayani pasar di Jawa Barat, burung kenari hasil ternakan Muftie juga dikirim ke berbagai daerah, termasuk Pulau Kalimantan. Tingginya minat penghobi burung membuat bisnis ini mampu menghasilkan omzet antara Rp10 juta hingga Rp20 juta setiap bulan.

Kisah Muftie menjadi bukti bahwa hobi yang dijalani dengan serius dan konsisten dapat berkembang menjadi peluang usaha yang menjanjikan serta mendatangkan keuntungan besar.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X