11 Gunung Api Indonesia Erupsi Sepanjang 2026, Ini Daftarnya

17 September 2026 17:56

Jakarta: Aktivitas gunung api kembali menjadi perhatian di Indonesia setelah sejumlah gunung api menunjukkan erupsi sepanjang 2026. Kondisi ini menjadi hal yang perlu diwaspadai mengingat Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire yang membuat aktivitas vulkanik cukup tinggi.

Sepanjang 2026, sejumlah gunung api di Indonesia kembali menunjukkan aktivitas erupsi. Berdasarkan data Badan Geologi periode 1 Januari hingga 7 September 2026, tercatat ada 11 gunung api yang mengalami erupsi atau aktivitas vulkanik. Aktivitas tersebut memiliki karakteristik yang berbeda, mulai dari letusan berulang hingga erupsi yang disertai guguran lava dan awan panas.

 

Deretan Gunung yang Erupsi Sepanjang 2026

Berikut 11 gunung api yang tercatat mengalami erupsi pada 2026:

1. Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda menjadi salah satu gunung yang paling mendapat perhatian pada 2026. Aktivitas erupsi meningkat pada September, dengan episode erupsi menerus yang berlangsung sejak 4 September 2026 hingga 6 September 2026. Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada Level III atau Siaga.

Erupsi tersebut menghasilkan abu vulkanik dan berdampak terhadap aktivitas penerbangan. Bahkan, sejumlah bandara sempat mengalami gangguan akibat penyebaran abu vulkanik.

2. Gunung Lewotobi Laki-Laki

Gunung Lewotobi Laki-Laki berada di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan data yang dihimpun hingga September, Gunung Lewotobi Laki-Laki tercatat mengalami sekitar 859 letusan. Gunung ini termasuk dalam daftar gunung Level III atau Siaga.

3. Gunung Semeru

Gunung Semeru di Jawa Timur merupakan salah satu gunung api paling aktif di Indonesia. Aktivitas erupsinya terus terjadi sepanjang 2026. Hingga data pemantauan 7 September 2026, Semeru tercatat mengalami sekitar 1.811 kali erupsi atau letusan dan disertai kejadian awan panas.

Semeru saat ini berstatus Level III atau Siaga. Aktivitas Semeru berupa erupsi efusif yang menghasilkan guguran lava dan awan panas pada sektor tertentu.

4. Gunung Ibu

Gunung Ibu berada di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Gunung ini merupakan salah satu gunung api aktif yang sering mengalami erupsi. Sampai 7 September 2026, MAGMA Indonesia mencatat sekitar 1.501 letusan yang membuat gunung ini memiliki frekuensi erupsi tertinggi kedua setelah Semeru dalam data tersebut.

5. Gunung Merapi

Gunung Merapi berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta dan juga tercatat mengalami aktivitas erupsi pada 2026.

Merapi merupakan salah satu gunung api paling aktif di Indonesia. Aktivitasnya dapat berupa guguran lava, awan panas guguran, hingga erupsi yang menghasilkan material vulkanik. Laporan Badan Geologi pada Maret 2026 menyebutkan status gunung ini berada di Level III atau Siaga.

 

6. Gunung Sinabung

Gunung Sinabung berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Pada 2026, gunung ini telah mengalami dua erupsi dan berada pada Level III atau Siaga.

Gunung ini memiliki sejarah aktivitas vulkanik yang cukup panjang. Setelah kembali aktif sejak 2010, Sinabung beberapa kali mengalami erupsi dan menjadi salah satu gunung yang terus dipantau oleh otoritas vulkanologi.

7. Gunung Dukono

Gunung Dukono berada di Pulau Halmahera, Maluku Utara. Gunung ini telah menunjukkan aktivitas erupsi signifikan sejak Maret 2026. Hingga September, tercatat ada sekitar 230 letusan.

Salah satu erupsi Dukono pada 8 Mei 2026 menimbulkan korban jiwa. Peristiwa tersebut dinilai oleh Badan Geologi sebagai aktivitas erupsi magmatik eksplosif.

8. Gunung Ili Lewotolok

Gunung Ili Lewotolok berada di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Hingga September 2026, Ili Lewotolok telah mengalami 97 erupsi. Gunung ini berada di Level II atau Waspada dan aktivitas erupsi tetap dipantau karena bisa berubah sewaktu-waktu.

9. Gunung Marapi

Gunung Marapi di Sumatera Barat merupakan salah satu gunung api yang aktif di Indonesia. Aktivitas vulkaniknya masih menjadi perhatian karena kawasan sekitar gunung merupakan wilayah yang banyak digunakan masyarakat dan wisatawan.

Hingga September, tercatat ada sekitar 52 letusan. Gunung ini berada di Level II atau Waspada.

10. Gunung Dempo

Gunung Dempo berada di Sumatera Selatan dan tercatat mengalami tiga erupsi hingga September 2026. Gunung ini berada di Level II atau Waspada dan tetap masuk dalam daftar pemantauan gunung aktif di Indonesia.

11. Gunung Karangetang

Gunung Karangetang berada di Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara. Hingga September, tercatat mengalami tiga erupsi dan masuk ke Level II atau Waspada.

Dampak erupsi gunung api sangat bergantung pada karakteristik letusan, lokasi gunung, arah angin, material yang dikeluarkan, serta jarak permukiman dari kawasan rawan bencana.

Oleh karena itu, masyarakat yang tinggal di sekitar gunung api diimbau untuk selalu mengikuti informasi resmi PVMBG dan pemerintah daerah, terutama ketika status aktivitas gunung mengalami peningkatan.

 

Nah, aktivitas erupsi dari 11 gunung api tersebut menunjukkan bahwa setiap gunung memiliki karakteristik dan tingkat aktivitas yang berbeda. Karena itu, masyarakat perlu terus memperhatikan informasi dan rekomendasi resmi dari otoritas terkait untuk mengantisipasi potensi bahaya erupsi.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Eunike Michelle Gultom)

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X