Kisah Inspiratif Kasma, Melawan Keterbatasan Demi Menyempurnakan Rukun Islam

6 May 2026 11:28

Keterbatasan fisik bukan merupakan penghalang bagi seseorang untuk menjalankan ibadah ke Tanah Suci. Hal ini dibuktikan oleh Kasma Muskin Nusi, seorang jemaah calon haji asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, yang tetap berangkat menunaikan ibadah haji meski harus menggunakan kursi roda setelah kehilangan salah satu kakinya.

Kasma, yang tergabung dalam Kloter 17 Embarkasi Makassar, menjadi sosok inspiratif. Mengenakan seragam batik haji dengan senyum yang terus mengembang, ia menunjukkan bahwa keteguhan iman melampaui segala ujian fisik yang menerpanya.

Perjalanan Kasma menuju Mekkah merupakan buah dari kesabaran selama 13 tahun. Ia telah mendaftarkan diri untuk berhaji sejak 2011. Namun, impiannya sempat tertunda pada 2023 karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan.

Ujian bagi Kasma berlanjut ketika penyakit diabetes yang dideritanya memburuk. Luka pada kakinya menjalar hingga terpaksa diamputasi sampai ke bagian paha. Tak hanya kehilangan kaki, tangan kanannya pun kini mengalami pelemahan. Meski demikian, semangat mantan penjual pakaian ini untuk menyelesaikan rukun Islam kelima tidak pernah padam.

"Alhamdulillah, saya bahagia, alhamdulillah," ungkap Kasma saat menceritakan perasaannya bisa berangkat setelah dua tahun tertunda akibat masa pemulihan pasca-operasi yang dikutip Metro Pagi Prime Time, Rabu 6 Mei 2026.
 

Baca juga: 2 Calon Haji Asal Sinjai Berangkat, Petugas Berikan Pendampingan Khusus

Dalam menjalankan ibadah haji ini, Kasma tidak sendirian. Ia didampingi oleh sang anak yang setia menjadi penopang dan 'tangan' bagi sang ibu di setiap langkah perjalanan. Keberangkatan ini dimaknai pihak keluarga sebagai buah dari doa dan keikhlasan yang tak putus.

Selain pendampingan keluarga, petugas haji di Embarkasi Makassar juga memberikan perhatian khusus. Mulai dari pelayanan di asrama hingga proses keberangkatan, Kasma dipastikan mendapatkan bantuan aksesibilitas agar dapat menjalankan ibadah dengan nyaman di Tanah Suci nanti.

Kisah Kasma Muskin Nusi menjadi pengingat bagi banyak orang bahwa keterbatasan bukanlah akhir dari segala-galanya. Selama masih ada keyakinan dan harapan, selalu ada jalan untuk mewujudkan impian.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)