Puncak Arus Mudik di Tol Japek Berakhir, One Way Nasional Berpotensi Dicabut

20 March 2026 10:35

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengungkapkan bahwa puncak arus mudik Lebaran 2026 telah terjadi pada 18 dan 19 Maret 2026. Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 270.000 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jakarta dan sekitarnya menuju arah timur Pulau Jawa dan wilayah lainnya.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Sury Nugroho, mengungkapkan bahwa volume kendaraan pada tahun ini mengalami peningkatan sebesar 4,26% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, yang mencatatkan angka 258.000 kendaraan.

"Kita ketahui bahwa arus puncak mudik ini pada tanggal 18-19 (Maret), jadi kurang lebih 270.000 kendaraan. Kalau dibandingkan dengan tahun lalu, ada peningkatan 4,26%," ujar Agus.
 

Baca juga:

Menanggapi kondisi lalu lintas yang mulai menunjukkan tren penurunan volume kendaraan, pihak Korlantas Polri berencana melakukan evaluasi terhadap skema one way nasional. Skema rekayasa lalu lintas satu arah yang diberlakukan dari KM 70 hingga KM 414 sejak 18 Maret lalu tersebut berpotensi akan dihentikan.

Menurut dia, apabila tidak ada tanda-tanda kenaikan arus lalu lintas, seperti traffic counting di jalan tol pada angka yang rendah, maka pemberlakuan one way nasional akan dihentikan.

“Kami lakukan kolaborasi dengan stakeholder, baik Pak Menteri Perhubungan, Dirut Jasa Marga, termasuk kami akan melapor kepada Bapak Kapolri. Mungkin one way arus mudik akan kami cabut. Jamnya kapan nanti akan kami sampaikan,” ungkap Agus.

Langkah evaluasi ini diharapkan dapat menyeimbangkan arus lalu lintas, baik bagi para pemudik maupun kendaraan yang menuju arah Jakarta, seiring dengan berakhirnya periode puncak arus mudik tahun ini.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)