25 July 2026 16:21
Jember: Pemerintah Kabupaten Jember resmi meluncurkan program home care untuk menghadirkan layanan kesehatan langsung ke rumah warga, khususnya bagi masyarakat yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan. Program ini diprioritaskan bagi warga tidak mampu, lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, pasien penyakit kronis, dan anak yang mengalami stunting.
Peluncuran program dilakukan pada Jumat 24 Juli 2026, dengan menyiapkan 50 mobil home care serta melibatkan 1.200 tenaga kesehatan yang akan melayani masyarakat hingga ke wilayah terpencil.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan program tersebut lahir dari keinginan agar warga miskin memiliki akses layanan kesehatan layaknya dokter keluarga.
"Kami di Jember ini lagi bermimpi bahwa warga yang tidak mampu yang miskin punya dokter keluarga dan dokter pribadi," ujar Fawait dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Sabtu 25 Juli 2026.
Menurutnya, banyak warga jatuh miskin akibat menderita penyakit berkepanjangan sehingga pemerintah perlu hadir memberikan pendampingan.
"Ada orang miskin yang awalnya tidak miskin jadi miskin karena dia sakit berkepanjangan. Nah di situlah pemerintah harus hadir supaya mereka bisa keluar dari kemiskinan," katanya.
Selain layanan kesehatan, keluarga penerima manfaat juga akan mendapatkan bantuan sembako.
"Kami melihat bahwa mereka ini selain kesehatan mereka juga punya kesulitan transportasi dan kesulitan untuk makan. Makanya dalam home care beberapa kali kita akan berikan keluarganya paket sembako. Tentu itu tidak menyelesaikan masalah, tapi paling tidak pemerintah daerah hadir untuk keluarga-keluarga yang tidak mampu," jelasnya.