Ledakan di Pabrik Kimia Cilegon Picu Kepanikan Warga

25 May 2026 21:52

Sebuah ledakan yang berujung pada kebocoran gas pekat berbau menyengat terjadi di sebuah pabrik kimia di kawasan Garem, Kota Cilegon, Banten, Senin 25 Mei 2026. Peristiwa ini memicu kepanikan luar biasa, membuat ratusan karyawan serta warga yang berada di sekitar pabrik berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.

Dikutip dari Top News, Metro TV, kepulan gas berwarna putih tebal disertai bau bahan kimia yang tajam membumbung dari salah satu plant pabrik. Suara alarm tanda bahaya pun terus meraung di sekitar lokasi kejadian. Saking tebalnya, gas yang keluar dari pabrik ini sempat menutupi Jalan Raya Cilegon-Merak, mengubahnya menjadi seperti kabut pekat yang mengganggu jarak pandang.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak kepolisian bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat langsung diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan dan sterilisasi di area pabrik. Penyebab pasti ledakan dan kebocoran gas tersebut masih dalam proses penyelidikan.


Klarifikasi PT MCCI: Kepulan Putih adalah Uap Air

Sementara itu, pihak manajemen perusahaan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kepanikan yang ditimbulkan. Mereka mengklaim bahwa asap pekat putih yang sempat membumbung tinggi tersebut bukanlah gas beracun, melainkan hanya uap air.

Public Relation PT MCCI, Dimas Saputro, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penanganan keselamatan standar sesaat setelah insiden terjadi.

"Saat ini kami berupaya seoptimal mungkin untuk mengatasinya. Safety treatment sudah kita lakukan, makanya situasi kini sudah terkendali. Saya sudah berkoordinasi dengan tim di dalam, kepulan putih yang membumbung ke atas itu adalah efek dari steam turbine, yang mana itu adalah uap air. Namun, untuk detail teknisnya kami masih harus mengonfirmasi lebih lanjut dengan tim teknik," terang Dimas.

Manajemen juga berjanji akan melakukan investigasi internal secara menyeluruh dan menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab apabila terdapat warga sekitar yang merasakan dampak negatif akibat kejadian ini.

(Sofia Zakiah)