Imbas Serangan Ukraina, Limbah Minyak di Sungai Tuapse Rusia Mulai Dibersihkan

1 May 2026 15:00

Sebanyak 600 personel gabungan di Tuapse mulai membersihkan hampir 10 ribu  meter kubik limbah minyak dan tanah terkontaminasi di sepanjang Sungai Tuapse,  Rusia
Upaya pemulihan lingkungan ini dilakukan menyusul serangkaian serangan drone Ukraina yang menyasar kilang minyak dan pelabuhan setempat.

Serangan tersebut memicu kebakaran hebat serta fenomena hujan hitam akibat penguapan minyak mentah. Hal itu mencemari ekosistem darat dan perairan hingga ke Laut Hitam.

Serangan yang menyasar kilang minyak dan pelabuhan di kawasan tersebut memicu kebakaran hebat, sekaligus menyebabkan minyak mentah menguap dan turun kembali dalam bentuk partikel gelap yang disebut sebagai hujan hitam. Kondisi ini memperparah pencemaran lingkungan di sekitar area terdampak.



Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menyebut serangan tersebut tidak hanya merusak fasilitas industri, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dari kalangan sipil serta kerusakan pada bangunan dan fasilitas umum. 

Selain itu, tumpahan minyak yang mencapai wilayah Laut Hitam disebut sebagai ancaman serius bagi ekosistem laut. Pemerintah di Rusia menilai insiden ini sebagai krisis lingkungan yang harus segera ditangani, di tengah konflik yang terus memanas dengan Ukraina.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)