Asal-Usul Penggunaan Huruf K sebagai Pengganti Ribuan-Jadi Lebih Paham

M Sholahadhin Azhar • 4 May 2026 09:32

Jakarta: Penggunaan huruf “K” sebagai penanda ribuan kerap ditemui dalam kehidupan sehari-hari, terutama pada label harga, transaksi digital, hingga percakapan di media sosial. Misalnya, angka “10K” digunakan untuk menunjukkan nilai sepuluh ribu.

Meski umum digunakan, penulisan ini sebenarnya tidak termasuk dalam kaidah baku Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Dalam praktik formal, penulisan angka tetap dianjurkan menggunakan format lengkap atau sesuai aturan penulisan angka yang berlaku.
 

 

Asal Usul Huruf “K”

Penggunaan huruf “K” berasal dari kata “kilo”, yang berarti seribu. Istilah ini merupakan serapan dari bahasa Yunani “chilioi” yang juga memiliki arti seribu. Dalam sistem metrik internasional, “kilo” digunakan sebagai satuan yang mewakili kelipatan seribu, seperti kilogram (1.000 gram) atau kilometer (1.000 meter).

Seiring perkembangan zaman, istilah ini kemudian diadopsi secara luas dalam berbagai konteks, termasuk dalam penulisan nominal uang.

Penggunaan dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam praktiknya, huruf “K” banyak digunakan untuk mempermudah penulisan angka yang besar agar lebih ringkas dan mudah dibaca. Penggunaan ini umum dijumpai dalam:
  • Label harga (misalnya 25K = Rp25.000)
  • Transaksi digital dan e-commerce
  • Media sosial dan komunikasi informal
  • Dunia teknologi dan data (misalnya 1K = 1.000 unit)
Namun, penting untuk dipahami bahwa penggunaan huruf “K” tergolong sebagai bahasa tidak resmi atau slang. Oleh karena itu, penggunaannya lebih tepat dalam situasi santai atau nonformal.

Tetap Perhatikan Konteks

Dalam dokumen resmi, laporan keuangan, atau komunikasi formal, penulisan angka tetap disarankan menggunakan format baku untuk menghindari ambiguitas. Dengan memahami asal-usul dan konteks penggunaannya, masyarakat dapat menggunakan istilah ini secara tepat sesuai kebutuhan.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Muhammad Fauzan)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)