PLN Ungkap Penyebab Mati Listrik Massal di Sumatra

24 May 2026 02:08

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas insiden pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda sejumlah provinsi di Pulau Sumatra pada Jumat malam, 22 Mei 2026. Hingga saat ini, pihak PLN masih terus berupaya melakukan pemulihan total terhadap sistem kelistrikan yang terdampak.

"Sekali lagi, kami atas nama PT PLN memohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi di masyarakat, karena sistem kelistrikan mengalami gangguan," ungkap Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo yang dikutip Top News pada Sabtu 23 Mei 2026.

Darmawan mengungkapkan bahwa gangguan ini dipicu oleh cuaca buruk yang berdampak pada jalur transmisi bertegangan 275 kV antara Muara Bungo-Sungai Rumbai di Provinsi Jambi. Gangguan tersebut mengakibatkan sistem transmisi tersebut keluar dari sistem kelistrikan Sumatra.
 

Baca juga: Sejarah Listrik, dari Batu Ambar hingga Jaringan Modern

Keluarnya jalur transmisi ini berdampak pada sejumlah pembangkit listrik lainnya yang mengalami kelebihan pasokan listrik seketika (over supply) akibat kehilangan beban di wilayah terdampak. Kondisi ini menyebabkan frekuensi dan tegangan listrik melonjak tajam, sehingga sistem perlindungan otomatis memaksa pembangkit listrik keluar dari sistem atau padam guna menghindari kerusakan lebih lanjut.

Merespons situasi tersebut, PT PLN telah mengerahkan seluruh tim teknis untuk mempercepat proses normalisasi sistem kelistrikan, mencakup wilayah Sumatra bagian selatan, tengah, hingga utara. Meskipun sebagian besar pembangkit dilaporkan sudah mulai beroperasi kembali, PLN mengakui masih membutuhkan waktu untuk memastikan aliran listrik kembali normal sepenuhnya ke seluruh pelanggan.

"Kami sekali lagi memberikan upaya yang terbaik, mengerahkan seluruh kekuatan yang kami punya, dan kami terus siaga agar sistem kelistrikan bisa segera pulih kembali," ujar Darmawan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)