1 July 2026 11:53
Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak ada satu pun pihak yang kebal hukum di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan saat memimpin peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai penegasan komitmen pemerintah terhadap penegakan hukum yang adil dan tidak pandang bulu.
"Tidak boleh ada penyalahgunaan wewenang, dan tidak boleh ada siapapun yang kebal terhadap hukum. Saya tekankan kembali, rakyat paling lemah harus mendapat perlindungan," ujar Prabowo dalam tayangan Live Event Metro TV, Rabu 1 Juli 2026.
Dalam pidatonya, Prabowo menyebut berbagai bentuk kejahatan seperti narkotika, judi online, perdagangan orang, kejahatan siber, terorisme, korupsi, penyelundupan, hingga aktivitas pertambangan dan perkebunan ilegal sebagai ancaman serius bagi bangsa.
Presiden juga mengapresiasi kinerja Polri bersama sejumlah lembaga yang berhasil mengungkap ribuan kasus narkotika, memberantas judi online bersama Kementerian Komunikasi dan Digital, serta mempertahankan nihil insiden terorisme dalam beberapa tahun terakhir. Meski demikian, ia mengingatkan agar seluruh aparat tidak cepat berpuas diri.
"Tetapi saya juga mengatakan dan mengingatkan jangan kita lengah, jangan pernah cepat puas. Tantangan masih besar. Rakyat kita masih menderita kemiskinan," ucapnya.