Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

25 September 2026 22:16

Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban terakhir yang sempat dinyatakan hilang akibat terjangan banjir bandang di kawasan Arosuka, Kayu Aro, Kabupaten Solok. Korban bernama Agusra (59) ditemukan pada Jumat, 25 September 2026 dalam kondisi meninggal dunia tertimbun tumpukan lumpur dan material kayu.

"Semenjak hari pertama bencana banjir bandang ini, ada dua orang yang hilang. Alhamdulillah pada hari pertama ditemukan satu korban meninggal, dan hari Jumat jam 11.00 WIB, korban kedua sudah bisa ditemukan," ujar Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Noer Isrodin Muchlis, dikutip dari Metro Hari Ini, Metro TV, Jumat 25 September 2026.
 



Titik penemuan berada di depan rumah warga, tepatnya di sisi kiri aliran Sungai Batang Aia Baliang. Penemuan ini merupakan hasil penyisiran intensif setelah tim SAR sebelumnya menemukan sejumlah petunjuk berupa sepeda motor, ponsel, celana, KTP, dan dompet milik korban. Berbekal temuan tersebut, operasi pencarian kemudian difokuskan di area belakang kompleks Kantor Bupati Solok.

Jenazah korban segera dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Solok untuk proses pembersihan sebelum diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga.

Dengan penemuan jenazah Agusra, total korban jiwa akibat banjir bandang Solok tercatat sebanyak dua orang. Sebelumnya, korban pertama atas nama Rahman telah ditemukan pada operasi pencarian hari pertama.

"Dengan tidak adanya lagi target ataupun korban yang harus kita lakukan pencarian dan penyelamatan, maka operasi SAR secara khusus sudah selesai. Namun tim tetap berada di lokasi untuk membantu kegiatan kebencanaan lainnya," ujar Muchlis.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X