22 August 2026 16:09
Ende: Sepekan pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur, warga Desa Lokoboko, Kabupaten Ende, masih memilih bertahan di tenda-tenda darurat.
Dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Sabtu 22 Agustus 2026, warga membangun tenda secara mandiri di halaman rumah masing-masing karena masih merasakan gempa susulan dan khawatir kembali masuk ke dalam rumah.
Hampir seluruh bangunan di Desa Lokoboko mengalami kerusakan dengan tingkat yang beragam, mulai dari ringan, sedang, hingga berat. Puluhan rumah bahkan mengalami kerusakan sangat parah sehingga dinilai berbahaya dan untuk sementara tidak layak dihuni.
Kondisi tersebut membuat warga, terutama pemilik rumah yang mengalami kerusakan berat, memilih tetap berada di luar ruangan hingga situasi benar-benar dinyatakan aman.
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan asesmen dan pendataan menyeluruh terhadap bangunan yang terdampak gempa.
Pendataan dinilai penting untuk memastikan tingkat kerusakan setiap rumah sekaligus mempercepat penyaluran bantuan perbaikan kepada keluarga terdampak secara tepat sasaran.