20 August 2026 20:40
Nagekeo: Akses jalan yang terputus membuat Desa Woloede dan Desa Ua di wilayah Maupongo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, masih terisolasi pascagempa magnitudo 7,7. Kondisi tersebut membuat warga kesulitan mendapatkan bantuan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Di Kampung Loka Wolo, Desa Woloede, warga terpaksa membangun tenda secara mandiri menggunakan peralatan seadanya. Sekitar 976 warga mengungsi setelah sedikitnya 96 rumah mengalami kerusakan.
Warga juga kesulitan mendapatkan bahan makanan karena akses menuju pasar terputus. Persediaan di sejumlah kios yang masih dapat beroperasi mulai menipis.
Warga Desa Woloede, Niko Ndapa, mengatakan kondisi tersebut membuat kebutuhan sembako semakin sulit dipenuhi.
“Bahan sembako lainnya agak sulit kami di sini. Mau ke pasar juga sulit, transportasinya sangat sulit. Mau ke mana saja kan jalan ini putus semua," ujarnya dalam tayangan Breaking News Metro TV, Kamis 20 Agustus 2026.
Selain kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok, warga mulai mengalami gangguan kesehatan akibat kondisi pengungsian. Debu dan udara dingin membuat sejumlah warga, termasuk anak-anak, mengalami batuk dan pilek.
“Karena debu dan juga malam hari harus tidur di halaman yang dengan terpal, tenda-tenda seadanya sehingga sudah mulai muncul penyakit yang paling utama itu sudah mulai batuk pilek," katanya.