Tradisi Ngaji Kitab Kuning dan Suluk Warnai Bulan Suci Ramadan

23 February 2026 20:53

Bulan Suci Ramadan selalu menjadi momen istimewa bagi umat Muslim untuk memperkuat iman dan spiritualitas. Di berbagai penjuru Nusantara, bulan penuh berkah ini disambut dengan beragam tradisi keagamaan yang khas, seperti ngaji kilatan kitab kuning di Jawa Tengah dan ibadah suluk di Aceh.

Ngaji Kilatan Kitab Kuning di Grobogan

Di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Marom yang berlokasi di Desa Menduran, Kecamatan Brati, menggelar tradisi ngaji kilatan kitab kuning. Mempelajari kitab klasik karya ulama Islam secara maraton ini merupakan tradisi yang rutin dilakukan di hampir seluruh ponpes di Indonesia saat bulan Ramadan tiba.

Proses pengkajian kitab gundul berhuruf pegon ini menerapkan metode sorogan. Dalam praktiknya, seorang kiai akan membacakan dan menjelaskan kalimat dalam kitab, sementara para santri menyimak sembari memaknainya.

Melalui tradisi ini, para santri mengkaji berbagai kitab salaf yang membahas beragam rumpun ilmu agama, mulai dari ilmu fikih, falak, hingga tasawuf. Kegiatan religius ini menjadi wadah bagi para santri untuk memaksimalkan ibadah, sekaligus menjadi cara yang bermanfaat untuk ngabuburit menanti waktu berbuka puasa.
 

Baca Juga: Ramadan Momentum Upgrade Iman

Tradisi Suluk Penyintas Banjir di Aceh

Sementara itu di ujung barat Indonesia, para penyintas banjir asal Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, memilih mendatangi Dayah Darul Aman di Aceh Besar untuk mengikuti suluk. Suluk merupakan sebuah tradisi ibadah yang dilakukan dengan duduk bersila dan kepala ditutup kain, seraya melafalkan zikir secara pelan, khusyuk, dan teratur.

Bagi pesertanya, suluk menjadi jalan spiritual untuk meredakan kegelisahan batin dengan mengasingkan diri sejenak dari hiruk-pikuk duniawi. Tradisi yang telah berlangsung turun-temurun di Aceh ini diyakini sebagai upaya efektif untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus bentuk pendalaman spiritual, terlebih di tengah cobaan pascabencana.

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)