Gunung Ili Lewotolok NTT Erupsi Dua Kali Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter

7 September 2026 09:04

Aktivitas vulkanik Gunung Ili Lewotolok yang berlokasi di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menunjukkan peningkatan. Gunung api tersebut dilaporkan mengalami dua kali erupsi pada Senin, 7 September 2026 pagi, dengan lontaran kolom abu vulkanik mencapai ketinggian hingga 600 meter di atas puncak gunung.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Pos Pemantau Gunung Api (PPGA) Ili Lewotolok, dua erupsi tersebut masing-masing tercatat pada pukul 05.41 WITA dan 06.15 WITA. Lontaran abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang condong tertiup angin ke arah tenggara, serta sempat disertai dengan suara dentuman berskala sedang.

"Tinggi kolom abu teramati 600 meter di atas puncak. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 milimeter dan durasi 1 menit 22 detik," jelas Petugas PPGA Ili Lewotolok, Ara Kian, dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Senin 7 September 2026. 
 


Menyusul rentetan erupsi tersebut, status Gunung Ili Lewotolok saat ini ditetapkan berada pada Level II atau Waspada. Pihak berwenang mengimbau secara tegas agar masyarakat setempat maupun wisatawan tidak memasuki kawasan rawan dan tidak melakukan aktivitas apa pun di dalam radius 2 kilometer dari pusat aktivitas gunung.

Selain itu, PPGA Ili Lewotolok juga memperluas zona larangan khusus untuk area sektoral tertentu. Masyarakat dilarang keras untuk beraktivitas dalam radius 3 kilometer di sekitar area sektoral selatan dan tenggara guna menghindari potensi bahaya lontaran material maupun paparan abu vulkanik pekat.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X