Indonesia Punya 127 Gunung Berapi Aktif, Ini Daftar Lengkapnya

Gunung Anak Krakatau. Foto: Kementerian ESDM.

Indonesia Punya 127 Gunung Berapi Aktif, Ini Daftar Lengkapnya

6 September 2026 22:54

Jakarta: Indonesia memiliki 127 gunung api aktif yang tersebar di berbagai wilayah. Berdasarkan data MAGMA Indonesia, gunung api tersebut terbagi menjadi tiga tipe, yakni Tipe A, Tipe B, dan Tipe C.

Dari 127 gunung api tersebut, sebanyak 76 merupakan gunung api Tipe A, 30 gunung api Tipe B, dan 21 gunung api Tipe C. Pembagian ini didasarkan pada catatan sejarah letusan serta tanda-tanda aktivitas vulkanik yang masih terlihat.

Gunung api Tipe A memiliki catatan sejarah letusan sejak 1600. Tipe B memiliki catatan sejarah letusan sebelum 1600. Sementara itu, Tipe C tidak memiliki catatan sejarah letusan, tetapi masih memperlihatkan jejak aktivitas vulkanik seperti solfatara atau fumarola.

Berikut daftar 127 gunung api aktif di Indonesia berdasarkan data MAGMA Indonesia Kementerian ESDM. Dalam daftar berikut, beberapa nama gunung api memiliki keterangan “BL” setelah namanya. Keterangan tersebut berarti gunung api bawah laut.

Gunung Berapi Tipe A

Gunung api Tipe A berjumlah 76 dan tersebar di Sumatera, Jawa, Bali-Nusa Tenggara, Maluku, serta Sulawesi.
  1. Seulawah Agam - Sumatera
  2. Peut Sague - Sumatera
  3. Burni Telong - Sumatera
  4. Sinabung - Sumatera
  5. Sorik Marapi - Sumatera
  6. Marapi - Sumatera
  7. Tandikat - Sumatera
  8. Talang - Sumatera
  9. Kerinci - Sumatera
  10. Dempo - Sumatera
  11. Kaba - Sumatera
  12. Anak Krakatau - Sumatera
  13. Sumbing - Jawa
  14. Salak - Jawa
  15. Gede - Jawa
  16. Tangkuban Parahu - Jawa
  17. Guntur - Jawa
  18. Papandayan - Jawa
  19. Galunggung - Jawa
  20. Ciremai - Jawa
  21. Slamet - Jawa
  22. Dieng - Jawa
  23. Sundoro - Jawa
  24. Merapi - Jawa
  25. Kelud - Jawa
  26. Arjuno Welirang - Jawa
  27. Bromo - Jawa
  28. Semeru - Jawa
  29. Lamongan - Jawa
  30. Raung - Jawa
  31. Ijen - Jawa
  32. Batur - Bali-Nusa Tenggara
  33. Agung - Bali-Nusa Tenggara
  34. Rinjani/Barujari - Bali-Nusa Tenggara
  35. Tambora - Bali-Nusa Tenggara
  36. Sangeangapi - Bali-Nusa Tenggara
  37. Inielika - Bali-Nusa Tenggara
  38. Inierie - Bali-Nusa Tenggara
  39. Ebulobo - Bali-Nusa Tenggara
  40. Kelimutu - Bali-Nusa Tenggara
  41. Iya - Bali-Nusa Tenggara
  42. Rokatenda - Bali-Nusa Tenggara
  43. Egon - Bali-Nusa Tenggara
  44. Lewotobi Laki-laki - Bali-Nusa Tenggara
  45. Lewotobi Perempuan - Bali-Nusa Tenggara
  46. Lereboleng - Bali-Nusa Tenggara
  47. Ili Boleng - Bali-Nusa Tenggara
  48. Ili Lewotolok - Bali-Nusa Tenggara
  49. Ili Werung - Bali-Nusa Tenggara
  50. Batutara - Bali-Nusa Tenggara
  51. Sirung - Bali-Nusa Tenggara
  52. Hobal (BL) - Bali-Nusa Tenggara
  53. Anak Ranakah - Bali-Nusa Tenggara
  54. Wetar - Maluku
  55. Nieuwerkerk (BL) - Maluku
  56. Wurlali - Maluku
  57. Teon - Maluku
  58. Nila - Maluku
  59. Serua - Maluku
  60. Banda Api - Maluku
  61. Dukono - Maluku
  62. Ibu - Maluku
  63. Gamkonora - Maluku
  64. Gamalama - Maluku
  65. Kie Besi - Maluku
  66. Colo - Sulawesi
  67. Ambang - Sulawesi
  68. Soputan - Sulawesi
  69. Lokon - Sulawesi
  70. Mahawu - Sulawesi
  71. Tangkoko - Sulawesi
  72. Ruang - Sulawesi
  73. Karangetang - Sulawesi
  74. Awu - Sulawesi
  75. Banua Wuhu (BL) - Sulawesi
  76. Sangir (BL) - Sulawesi

Visual Gunung Ili Lewotolok, Minggu (6/9) pag. Foto: Magma Indonesia

Gunung Berapi Tipe B

Gunung api Tipe B berjumlah 30. Kelompok ini memiliki catatan sejarah letusan sebelum tahun 1600.
  1. Burni Geureudong - Sumatera
  2. Sibayak - Sumatera
  3. Pusuk Bukit - Sumatera
  4. Talamau - Sumatera
  5. Sibual-buali - Sumatera
  6. Sumbing - Sumatera
  7. Kunyit - Sumatera
  8. Belirang Beriti - Sumatera
  9. Bukit Daun - Sumatera
  10. Lumut Balai - Sumatera
  11. Sekincau Belirang - Sumatera
  12. Rajabasa - Sumatera
  13. Pulosari - Jawa
  14. Karang - Jawa
  15. Patuha - Jawa
  16. Wayang Windu - Jawa
  17. Talaga Bodas - Jawa
  18. Ungaran - Jawa
  19. Merbabu - Jawa
  20. Lawu - Jawa
  21. Wilis - Jawa
  22. Iyang Argopuro - Jawa
  23. Ilimuda - Bali-Nusa Tenggara
  24. Ili Labalekan - Bali-Nusa Tenggara
  25. Yersey (BL) - Maluku
  26. Emperor of China (BL) - Maluku
  27. Manuk - Maluku
  28. Todoko - Maluku
  29. Sempu - Sulawesi
  30. Klabat - Sulawesi

Gunung Berapi Tipe C

Gunung api Tipe C berjumlah 21. Kelompok ini tidak memiliki catatan sejarah letusan, tetapi masih memperlihatkan jejak aktivitas vulkanik seperti solfatara atau fumarola.
  1. Jaboi - Sumatera
  2. Gayo Lesten/Kembar - Sumatera
  3. Helatoba - Sumatera
  4. Marga Bayur/Besar - Sumatera
  5. Pematang Bata/Suwoh - Sumatera
  6. Ulubelu - Sumatera
  7. Kiaraberes Gagak - Jawa
  8. Perbakti - Jawa
  9. Kawah Kamojang - Jawa
  10. Kawah Manuk - Jawa
  11. Kawah Karaha - Jawa
  12. Waesano - Bali-Nusa Tenggara
  13. Poco Leok - Bali-Nusa Tenggara
  14. Kaldera Sokoria - Bali-Nusa Tenggara
  15. Ndetu Napi - Bali-Nusa Tenggara
  16. Riang Kotang - Bali-Nusa Tenggara
  17. Batu Kolok - Sulawesi
  18. Tempang - Sulawesi
  19. Tampusu - Sulawesi
  20. Lahendong - Sulawesi
  21. Sarongsong - Sulawesi
Dari 127 gunung api tersebut, sebanyak 69 gunung api aktif terus dipantau oleh PVMBG. Pemantauan dilakukan secara terus-menerus 24 jam untuk mengetahui perkembangan aktivitas gunung api, serta memberikan informasi terkait potensi bahaya vulkanik kepada masyarakat.

(Siti Nahdia Usman)

(Arga Sumantri)