Polda Riau Kerahkan Alat Berat Gali Embung di Lokasi Karhutla

26 August 2026 10:42

Polda Riau dan Polres Pelalawan membuat langkah taktis berupa pembuatan embung atau kolam cadangan air di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Embung difungsikan secara khusus untuk menyuplai air secara berkelanjutan saat petugas berjibaku memadamkan api di kawasan gambut yang sangat kering.

Operasi pemadaman dan pendinginan saat ini difokuskan pada area bagian utara kawasan gambut yang terbakar. Di lokasi tersebut, Polda Riau secara bertahap telah berhasil membangun 180 embung dengan mengerahkan sedikitnya 15 unit alat berat.

Bencana karhutla di Desa Kerumutan telah menghangan lahan seluas 700 hektare, dengan durasi kebakaran yang sudah berlangsung selama hampir satu bulan. Tim gabungan di lapangan mencatat telah berhasil memadamkan 50 persen dari total kawasan gambut yang terbakar. Dengan terisinya kembali ratusan embung diharapkan dapat mempercepat sisa proses pemadaman.
 


Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, membenarkan bahwa krisis sumber air menjadi kendala terberat dalam operasi ini. Pengerahan alat berat untuk menggali embung disebut menjadi solusi kunci bagi setiap pergerakan tim pemadam yang merangsek maju menuju titik-titik api.

"Sudah 180 embung kita buat. Kesulitan kita di sini adalah sumber air. Setiap tim maju dibantu dengan alat berat untuk membuat embung-embung. Tadi kita lihat embung efektifnya bisa dua sampai tiga jam, kemudian harus pindah embung lagi karena embung ini habis, (lalu) menunggu satu sampai dua jam (embung) terisi baru bisa digunakan kembali," jelasnya dikutip dari Headline News, Metro TV, Rabu 26 Agustus 2026.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X