28 January 2026 15:22
Kementerian Sosial Republik Indonesia tengah menyempurnakan sistem penyaluran bantuan sosial secara digital atau daring. Langkah strategis ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi data penerima manfaat dan memastikan bantuan sosial jatuh ke tangan yang benar-benar membutuhkan.
Proses digitalisasi ini melibatkan Dewan Ekonomi Nasional dalam sebuah tim besar yang dipimpin langsung oleh Luhut Binsar Pandjaitan. Melalui sistem ini, masyarakat dimungkinkan untuk mengajukan diri sebagai penerima, meski keputusan akhir tetap ditentukan oleh validasi sistem berbasis data pusat.
Uji coba penyaluran bansos secara digital sendiri telah sukses dilaksanakan di Kabupaten Banyuwangi pada akhir 2025 lalu. Berdasarkan hasil uji coba tersebut, Kemensos berhasil menekan tingkat kesalahan data hingga menjadi 28 persen melalui proses pemutakhiran yang dilakukan secara berkelanjutan.
Pemerintah menargetkan tingkat kesalahan data tersebut dapat ditekan hingga di bawah 10 persen seiring dengan penyempurnaan sistem yang lebih terintegrasi. Ke depannya, uji coba ini akan diperluas ke 40 kabupaten dan kota lainnya sebelum akhirnya diterapkan secara nasional sesuai dengan arahan Presiden.