12 October 2026 15:05
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, kian meluas hingga merambat ke kawasan Jalan Trans Kalimantan Poros Tengah. Tim pemadam kebakaran gabungan harus berjuang ekstra keras lantaran titik api membakar lapisan lahan gambut dengan kedalaman mencapai 3 hingga 4 meter.
Upaya pemadaman dan pendinginan dilakukan secara marathon selama dua hari dua malam tanpa henti oleh personel gabungan dari Polres Barito Selatan, TNI, BPBD, Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL), serta Masyarakat Peduli Api (MPA). Guna mempercepat penanganan di area yang luas, petugas membagi tim ke beberapa titik rawan serta memanfaatkan teknologi drone untuk memantau sebaran titik panas (hotspot) dan memastikan tidak ada sisa api yang tersembunyi di dalam lapisan gambut.
Kapolres Barito Selatan AKBP Eko Mardianto mengungkapkan bahwa tantangan terbesar petugas di lapangan berada pada proses pendinginan di bawah permukaan tanah.
"Langkahnya kita melakukan pemadaman beberapa titik api yang berhasil kita padamkan. Yang memerlukan waktu lama itu adalah terkait masalah pendinginan. Karena wilayah di sini adalah wilayah gambut kurang lebih 3 sampai 4 meter kedalamannya," ucap Kapolres Eko, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Senin, 12 Oktober 2026.