Batam: Sebanyak 20 mahasiswa dari Technical University of Munich, Jerman, melakukan kajian di kawasan transmigrasi Tanjung Banon, Rempang, Batam. Kajian tersebut bertujuan memberikan masukan bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas permukiman dan mengembangkan potensi ekonomi masyarakat setempat.
Para mahasiswa tersebut didampingi lima orang pendamping dari Jerman untuk melakukan penelitian dan memberikan rekomendasi pengembangan Kawasan.
Menteri Transmigrasi
Muhammad Iftitah Sulaiman menyebut, salah satu usulan yang disampaikan adalah pengembangan kawasan wisata di Tanjung Banon.
Selain itu, mahasiswa Jerman juga memberikan masukan penanganan erosi tanah, melalui penanaman vegetasi dan pembangunan tanggul di sejumlah titik. Kajian lainnya mencakup pengelolaan tata ruang, termasuk pemanfaatan lahan yang belum produktif untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Iftitah menuturkan rekomendasi tersebut juga mendorong pemanfaatan teknologi geospasial dan digitalisasi untuk memetakan potensi lahan di kawasan permukiman.
Ia berharap, hasil kajian ini dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas lingkungan, mendorong aktivitas ekonomi, dan membuat masyarakat lebih nyaman tinggal di kawasan Rempang. (Emir Hamzah al Farizi)