24 October 2026 14:58
Jakarta: Sektor ekonomi kreatif Indonesia (Ekraf) berhasil mencatatkan pertumbuhan signifikan dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional hingga 7,38 persen dan berkontribusi 9,5 persen dari total realisasi investasi nasional. Sektor Ekraf mampu menyerap 27,4 juta pekerja.
Kementerian Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf) memfasilitasi perkembangan pesat ini melalui World Conference on Creative Economy atau WCCE yang mengangkat tema Inklusivitas Kreatif dan Keberlanjutan Kolektif.
Acara tersebut digelar di Hotel Kempinski, Jakarta pada 21 hingga 23 Oktober 2026. WCCE diikuti oleh lebih dari 80 negara dan turut diikuti oleh WIPO, UNDESA, UNESCO, OECD, dan ASEAN.
"Alhamdulillah kita telah mencapai kesepakatan atas sebuah dokumen, dokumen bersama, yang diberi nama Jakarta Vision for Creative Economy. Dokumen ini selanjutnya akan dibawa ke New York untuk disampaikan dalam forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), tentunya dengan dukungan Kementerian Luar Negeri (Kemlu), dan diperjuangkan untuk menjadi resolusi PBB. Ini adalah kontribusi Indonesia dalam mendorong penguatan ekonomi kreatif di tingkat global," kata Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya, dalam program Metro Siang Metro TV, Sabtu, 24 Oktober 2026.
Baca Juga :