5 April 2023 16:20
Mbah Slamet Tohari, dukun pengganda uang di Banjarnegara, Jawa Tengah dengan santai mengungkap cara ia membunuh 12 korbannya. Ia meracuni korbannya dengan potas dan menganggapnya sebagai benda ajaib.
Dengan modus melakukan ritual penggandaan uang, ia mengajak korbannya ke ladang miliknya. Sekitar pukul 19.30 WIB Slamet memberikan minuman yang sudah dicampur dengan racun potas dan obat penenang.
Slamet mengatakan, saat korban meneguk minuman yang diberikannya, korban tidak bisa berkata apa-apa kemudian muntah. Sekitar lima menit kemudian, korban langsung tidak dapat merasakan apapun lagi.
Usai meminum racun tersebut, korban-korbannya langsung meregang nyawa. Usai memastikan korbannya sudah tak bernyawa, Slamet baru mengubur korban di ladang miliknya di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara.
"Udah betul-betul mati baru saya kuburkan, kalau belum mati belum saya berani ngubur ndan," ungkap Slamet saat proses olah TKP bersama tim penyidik Polres Banjarnegara.
Saat ini, 10 korban aksi keji Slamet sudah dimakamkan. Satu korban atas nama Paryanto dimakamkan di daerah asalnya di Sukabumi, Jawa Barat. Sementara sembilan orang dimakamkan tanpa identitas.
Sementara sang dukun sudah lupa nama-nama korbannya yang ia bunuh sejak 2020. Kecuali dua korban yang ditemukan kemarin. Ia mengingat korban atas nama Irsyad, dan seorang perempuan yang merupakan istri Irsyad.